Jumat, 8 Maret 2024, Desa Putemata Adat Eka Bhuana, yang terletak di Kecamatan Ladongi, telah terlaksana kegiatan sakral yang meriah dan penuh makna setahun sekali, yakni Upacara Melasti atau Mekiyis. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh umat Hindu dari desa Putemata dan sekitarnya, yang berkumpul untuk menyucikan diri dan mengambil bagian dalam ritual yang kaya akan tradisi dan kebudayaan Hindu.
Upacara Melasti merupakan salah satu ritual penting dalam agama Hindu, yang dilakukan sebagai persiapan menyambut Hari Raya Nyepi. Dalam ritual Melasti, umat Hindu melakukan pembersihan diri secara spiritual melalui prosesi menuju ke sumber mata air, atau yang dikenal sebagai "beji", di desa Mataiwoi.
Kegiatan dimulai dengan iring-iringan gamelan baleganjur yang merdu, mengiringi para peserta menuju lokasi Melasti. Sementara itu, suasana keheningan dan kekhusyukan melingkupi peserta yang mempersiapkan diri untuk memasuki ritual sakral ini. Setibanya di beji, Seluruh umat berdoa untuk melakukan ritual pembersihan.
Makna dari Upacara Melasti sangat dalam bagi umat Hindu. Selain sebagai waktu untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan yang dilakukan, Melasti juga dianggap sebagai momen untuk memohon keselamatan dan keberkahan dari Sang Hyang Widhi Wasa. Proses pembersihan ini juga melambangkan kesucian yang ingin dicapai oleh umat Hindu dalam menjalani kehidupan mereka.
Melasti diartikan sebagai nganyudang malaning gumi ngamet tirta amertha yang berarti menghanyutkan atau membuang segala kotoran alam menggunakan air suci. Kotoran yang dimaksud adalah segala kotoran (dosa), baik dalam diri manusia (wan alit) maupun yang ada di dunia (wan agung). Selain itu, Melasti juga dilakukan sebagai wujud membersihkan Pralingga atau alat-alat persembahyangan.
Tujuan dari Upacara Melasti tidak hanya sekadar menyucikan diri, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan spiritual antara umat Hindu dengan alam dan sang pencipta. Dengan melibatkan seluruh komunitas dalam kegiatan yang penuh makna ini, Desa Putemata Adat Eka Bhuana menunjukkan kekuatan dan keberagaman budaya Hindu yang kental dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Dengan demikian, Upacara Melasti di Desa Putemata Adat Eka Bhuana tidak hanya menjadi sebuah ritual keagamaan, tetapi juga menjadi perayaan yang mempererat hubungan antarumat beragama dan menggambarkan kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Hindu di daerah tersebut.